TIPS AMAN BERHUTANG PADA BPR

TIPS AMAN BERHUTANG PADA BPR

Bank Perkreditan Rakyat atau BPR merupakan sebuah bank dengan melaksanakan kegiatan usaha dalam bidang keuangan secara konvensional atau juga berdasar prinsip syariah, dimana pada aktivitasnya tidak memberikan jasa pelayanan untuk pembayaran.  Menurut OJK atau  Otoritas Jasa Keuangan pada situs resminya,  kegiatan yang dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat  lebih sempit jika dibandingkan  kegiatan dari  bank umum.  Sebab,  BPR dilarang dalam menerima kegiatan pelayanan produk seperti  valas, simpanan giro, dan juga asuransi. Berikut ini penjelasan mengenai besaran jumlah bunga BPR.

Besaran jumlah bunga BPR

ada banyak hal yang membedakan BPR dengan dengan jenis Bank pada umumnya salah satunya dari bunga BPR itu sendiri. sudah cukup umum diketahui jika bunga bank perkreditan rakyat saat ini terbilang lebih tinggi jika dibandingkan dengan bank pada umumnya. menurut Statistik Perbankan Indonesia atau SPI yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, rata-rata bunga pada produk tabungan dan juga deposito BPR tahun 2019 masing-masingnya mencapai 3,33 persen dan juga 8,16 persen.

Dan sedangkan, suku bunga untuk kredit modal kerja, rata-rata di angka 24,65%. Pada kredit investasi berada pada angka 22,67%, juga pada kredit untuk konsumsi berada di angka 22,38%  

menurut dari pengamat perbankan, Doddy Ariefianto mengatakan jika tingkat suku bunga BPR tinggi disebabkan karena hanya memiliki skala pasar yang tergolong sempit dengan pangsa pasar tersendiri, sehingga berani untuk membayar lebih mahal. karena BPR menghimpun dana dengan bunga yang lebih tinggi, maka bunga kredit yang dibebankan BPR kepada para debiturnya juga menjadi lebih tinggi.

3 hal yang perlu diingat saat bertransaksi di BPR

bagi anda yang ingin mempercayakan transaksi keuangan anda seperti mengajukan pinjaman, melakukan penyimpanan investasi seperti deposito, perlu anda ingat tiga hal, sebelum memutuskan untuk mulai bertransaksi. pertama, gunakan prinsip investasi yakni high risk high return. maknanya, dimana ada keuntungan yang besar maka disitu pula ada risiko yang besar. jadi anda perlu berpikir ulang apakah keuntungan yang besar ini akan setimpal dengan risiko yang di dapat.

kedua, bunga BPR yang dipatok memang terbilang cukup tinggi tapi anda juga harus mencari tahu BPR yang mematok bunga setidaknya setara dengan yang ditawarkan oleh LPS. sebab, jika anda nekat dalam mengambil bunga yang besarannya lebih tinggi dari yang telah ditawarkan oleh LPS, hal ini dapat merugikan dirimu. ketiga, yang terakhir minimalkan risiko dengan upaya mencari tahu lebih dulu mengenai perizinan, laporan keuangan, dan juga identitas dari pengurus BPR. dengan begini transaksi anda lebih aman, dan meminimalkan risiko adanya kerugian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *