2 Cara Cek Kesuburan dengan Alat Tes Kesuburan Wanita di Apotik

2 Cara Cek Kesuburan dengan Alat Tes Kesuburan Wanita di Apotik

Bahagia pasti rasanya jika segera dikaruniai momongan ya. Akan tetapi sayangnya saat ini ada banyak pasangan yang belum dikaruniai momongan meskipun mereka sudah menikah hingga bertahun-tahun. Hal ini terjadi karena masalah gangguan kesuburan atau kurang mengetahui cara menghitung masa subur yang tepat. Maka dari itu, harus tahu menghitung masa subur dengan menggunakan alat tes kesuburan wanita di apotik yang akurat atau menggunakan cara manual.

Cara Menghitung Masa Subur

Pada dasarnya, sel telur yang ada dalam rahim hanya bisa bertahan selama 24 jam saja setelah dikeluarkan. Jadi, jika Anda ingin hamil, maka sel telur harus segera dibuahi dalam kurun waktu 12-24 jam setelah masa ovulasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui kapan Anda sedang dalam masa subur. Masa subur itu dihitung dengan mengandalkan catatan dan analisis siklus jadi dalam kurun waktu 8 bulan terakhir.

Langkah pertama menghitung masa subur adalah dengan mengetahui siklus menstruasi terpendek Anda. Contohnya saja 27 hari. Perhitungannya adalah 27 hari dikurangi dengan angka 18. Maka hasilnya adalah 9 hari. Angka 9 inilah yang disebut dengan hari pertama masa subur Anda.

Langkah kedua adalah sebuah menggunakan siklus menstruasi terpanjang Anda. Misalnya saja 30 hari. Kurangilah 30 hari dengan angka 11. Maka hasilnya 19 hari. Nah, angka ini menjadi hari terakhir masa subur Anda.

Cara Tes Kesuburan Pada Wanita

Selain menghitung masa subur dengan manual, Anda juga menentukan masa subur dengan menggunakan langkah yang lainnya. Berikut ini penjelasannya.

1.       Pengukuran suhu basal tubuh

Cara pertama untuk mendeteksi masa subur adalah dengan menghitung suhu basal. Suhu basal ini merupakan suhu tubuh pada saat beristirahat. Pengukuran suhu basal ini sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan termometer yang sudah dilengkapi dengan pengukur suhu basal.

Gunakan termometer tersebut saat bangun tidur. Normalnya suhu basal wanita yang sedang tidak pada masa subur adalah 36,2 derajat sampai dengan 36,5 derajat Celcius. Akan tetapi jika Anda sedang berada dalam masa subur  maka suhu basal akan meningkatkan 0,5 sampai dengan 1 derajat Celcius. Hal ini disebabkan karena indung telur yang mengeluarkan hormon progesteron yang menaikan suhu tubuh..

2.       Periksa lendir serviks

Selain menggunakan alat tes kesuburan wanita di apotik tersebut, Anda juga bisa mengetahui masa subur dengan melakukan cek lendir serviks. Lendir serviks akan mengalami perubahan pada saat sel telur dilepaskan. Perubahan ini terjadi karena pengaruh hormon progesteron..

Umumnya, pada saat sel telur sedang bersiap untuk dibuahi maka lendir drive akan memiliki tekstur yang lebih elastis, transparan dan sedikit keputihan. Anda bisa memeriksanya sendiri dengan menggunakan jari. Lakukan ini beberapa kali dalam sehari. Jika tidak ada lendir di sekitar vagina maka Anda sedang tidak dalam masa subur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *